Tugas 6 Poster WWF (UTS)   Leave a comment

Tugas 6.

Posted December 16, 2014 by abdulrohimoim in Uncategorized

Wedha Abdul Rasyid: Pembuat Aliran WPAP (Wedha’s Pop Art Potrait)   Leave a comment

Buat kamu yang pernah muda di era tahun 1980 dan 1990-an pasti kenal dengan yang namanya Lupus, tokoh fiksi karangan Hilman Hariwijaya, salah seorang penulis ternama pada masa itu. Pada awal kemunculannya, lupus adalah sebuah cerpen yang ditulis Hilman untuk majalah Hai di tahun 1986.

Cerpen Lupus ternyata mendapat respons yang sangat bagus di kalangan remaja karena ceritanya yang lucu dengan karakter-karakter yang unik. Lupus kemudian dijadikan novel yang membuatnya terkenal hingga ke seantero Indonesia bahkan sampai dengan saat ini.

Membahas tentang Lupus, rasanya tidak afdhol kalau tidak memperkenalkan sang illustrator yang telah menghadirkan Lupus secara visual ke pembaca. Beliau adalah Wedha Abdul Rasyid, seorang illustrator di majalah remaja  Hai yang juga sering disebut-sebut sebagai Bapak Illustrator Indonesia karena kontribusi dan karya-karyanya di bidang illustrasi dan seni rupa.

Profesi sebagai illustrator sudah dikerjakan Wedha yang malang melintang di media cetak sejak tahun 1970-an. Mulai 1977, ketika bergabung dengan majalah Hai, ia banyak membuat ilustrasi terutama karya-karya fiksi Arswendo Atmowiloto dan Hilman dengan Lupus-nya yang fenomenal. Di majalah itulah Wedha mengerjakan potret para tokoh dunia dari segala latar belakang: tokoh politik, musisi, seniman, sampai tokoh-tokoh fiktif.

Pada tahun 1990, Wedha kemudian memulai style baru untuk illustrasi gambar wajah. Hal ini menurutnya dikarenakan penurunan daya penglihatan karena usia yang telah mencapai 40 tahun sehingga ia sulit menggambar wajah dalam bentuk yang realistis dan detail. Wedha kemudian mencoba illustrasi bergaya kubisme untuk gambarnya. Gaya ini kemudian tumbuh dan semakin populer sebagai bagian dari gaya popart bahkan hingga dengan saat ini. Gaya illustrasi ini disebut Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP), bahkan ada yang menyebutnya sebagai aliran Wedhaism.

Lihat karya-karya Wedha. Bentuk dan tekniknya khas, ia gambarkan wajah para tokoh itu disusun dalam mosaik warna yang dipecah menurut faset-fasetnya. Bukan dalam pengertian kubisme, tapi lebih menggabungkan ragam warna yang harmonis sehingga membentuk tokoh yang digambarkan. Meski karyanya tidak detail, namun mampu mewakili karakter wajah dengan sangat baik.

Anda akan dapat mengenali wajah-wajah mendunia, seperti Mick Jagger, Jimmy Hendrix, Jim Morrison, The Beatles, Elvis Presley, Sting, Bono, Queen, sampai tokoh politikus sebut saja JFK, Bung Karno, Indira Gandhi, Benazir Buttho, Fidel Castro, Ahmadinejad. Juga potret Rendra, Slank, Jakob Oetama, John Lennon sampai Andy Warhol. Setelah 30 tahun berkiprah dalam dunia ilustrasi Wedha mengakhiri masa kerjanya di Kompas Gramedia.

Posted November 9, 2014 by abdulrohimoim in Uncategorized

5. “Spider-Man!” Amazing Fantasy #15   Leave a comment

41RPhSpRZ+L._SL500_SS100_Here it is, the king of all superhero origin stories! What Steve Ditko and Stan Lee achieve in these eleven pages is just remarkable. They create a fully-realized superhero, with back story and everything, plus a shocking, heartfelt reason for the hero to be…well, a hero. And it was all in just one single story.

Read the rest of this entry »

Posted March 27, 2014 by abdulrohimoim in Uncategorized

4. “The Death of Jean DeWolff,” Spectacular Spider-Man #107-110   Leave a comment

51KjWthOnCL._SL500_SS100_One of the most fascinating aspects of The Death of Jean DeWolff is how it sort of type cast Peter David early on as the “serious guy,” which, obviously, he CAN do quite well, but it is far from being a defining aspect of his writing style. He is vast, people! He contains multitudes!

Anyhow, this storyline tells the story of a minor Spider-Man supporting character, Captain Jean DeWolff, who was always friendly to Spider-Man, being murdered by a mysterious serial killer known as the Sin-Eater. After her death, Spidey gets the double gut-punch of learning that she was totally into him…

 

Read the rest of this entry »

Posted March 27, 2014 by abdulrohimoim in Uncategorized

3. “The Death of Gwen Stacy,” Amazing Spider-Man #121-122   Leave a comment

photoIn the “Death of Gwen Stacy,” Norman Osborn finally snaps for good and, as the Green Goblin, kidnaps Peter Parker’s girlfriend, Gwen Stacy and then throws her off of a bridge…

 

Read the rest of this entry »

Posted March 27, 2014 by abdulrohimoim in Uncategorized

2. “The Master Planner Saga,” Amazing Spider-Man #30-33   Leave a comment

What iurls fascinating to me about this Stan Lee/Steve Ditko classic three-parter is that the finale (the “Final Chapter,” as it were) is so legendary that the first part is somewhat overlooked, which is only, you know, THE INTRODUCTION OF GWEN STACY AND HARRY OSBORN!

 

 

Read the rest of this entry »

Posted March 27, 2014 by abdulrohimoim in Uncategorized

1. “Kraven’s Last Hunt,” Amazing Spider-Man   Leave a comment

413KySDgh3L._SL500_SS100_For a story that was originally going to star Batman and the Joker (see this Comic Book Legends Revealed installment for more information), this sure did turn out to be a great Spider-Man story, huh?

First off, the very NOTION of one writer (John Marc DeMatteis) and one art team (Mike Zeck and Bob McLeod) taking over all three Spider-Man titles for two months to tell a six-part epic was, in and of itself, pretty revolutionary.

But DeMatteis’ idea of taking a fairly typical (by that point in time) Spider-Man villain, such as Kraven the Hunter, and then having him take his fight with Spider-Man to a whole new level (a level Spidey is clearly not prepared for) was a shocking idea…

 

Read the rest of this entry »

Posted March 27, 2014 by abdulrohimoim in Uncategorized